Hari ke-2 perjalanan mencapai Pola Hidup Sederhana
Hari ini dapat di bilang hari yang tidak terlalu baik untuk pelaksanaan pola hidup sederhana. Dimulai dengan di pagi hari saya lupa untuk bangun pada pukul 5 yang menyebabkan saya tidak dapat menanak nasi dan kemudian hari ini saya tidak dapat membawa bekal nasi ke kantor. Sebenarnya saya berusaha untuk mencegah melakukan pengeluaran berlebih dengan membungkus kopi bubuk untuk dua cangkir, namun begitu sampai di kantor entah mengapa saya tergoda untuk pergi ke dunkin donat untuk membeli paket breakfast. Seperti biasa paket breakfast dengan sandwich yang sangat tidak bermutu ditambah dengan segelas besar kopi hitam harus saya tebus dengan Rp 27.000, sungguh kurang menguntungkan secara nilai uang karena dengan harga yang sama seharusnya saya dapat membeli dua buah burger di burger king. Tidak berhenti disana, karena setelah merasa kurang kenyang dengan sandwich dunkin saya kembali memesan burger king melalui Grab-food yang ditawarkan teman saya Dina, keputusan ini ternyata adalah keputusan yang kurang baik karena saya harus membayar seharga Rp 35.000 untuk makanan yang seharusnya dapat saya peroleh seharga Rp 18.000.
Rentetan keputusan yang kurang tepat ini membuar pengeluaran saya hari ini menjadi sebesar Rp 65.000 sangat jauh dari target yaitu Rp 0. Baiklah , besok saya harus bisa bangun pagi pada pukul 5 dan langsung menanak nasi. Seandainya saya harus bangun pada pukup 4 atau pukul 3 seperti tadi pagi, maka saya akan segera menanak nasi. Pagi tadi sebenarnya saya sudah bangun pada pukul untuk membuatkan anak saya susu, tapi saya tidak menanak nasi karena saya berfikir saya pasti bisa bangun jam 5 untuk melakukannya, ternyata itu adalah keputusan yang kurang tepat.
Jadi kesalahan hari ini yang dapat diperbaiki besok adalah dengan memastikan pagi hari saya bangun pada pukul 5 untuk menanak nasi. Hal kedua adalah hindari pilihan untuk membeli paket breakfast di dunkin donut, karena masih banyak opsi lain yang lebih murah dan menguntungkan. Ketiga, usahakan jangan terpengaruh saran orang lain untuk melakukan sesuatu yang benar benar kita ketahui cara melakukannnya, karena sering kali apa yang disampaikan orang lain adalah belum tentu hal yang terbaik bagi mereka
Ngomong ngomong hari ini adalah hari pendidikan nasional sehingga kantor saya mengadakan acara Inovation Day, dimana setiap pegawai agar berpartisipasi dengan mengenakan baju yang mirip pakaian anak anak usia sekolah. Acaranya cukup meriah, banyak teman teman kantor terlihat sangat berbeda dengan mengenakan pakaian anak usia sekolah misalnya pakaian SMA, pakaian pramuka, bahkan pakaian SD.
Selain itu hari ini adalah tanggal 22 Mei dimana para pendukung Oposisi melakukan unjuk rasa di depan Komisi Pemilihan Umum. Saya agak terkejut karena sepertinya para demonstran dari oposisi agak berhasil menimbulkan keonaran di kota jakarta dengan adanya beberapa korban dari pihak mereka. Saya berharap semoga kerusuhan ini hanya terjadi hari ini dan tidak berbuntut panjang.
Rentetan keputusan yang kurang tepat ini membuar pengeluaran saya hari ini menjadi sebesar Rp 65.000 sangat jauh dari target yaitu Rp 0. Baiklah , besok saya harus bisa bangun pagi pada pukul 5 dan langsung menanak nasi. Seandainya saya harus bangun pada pukup 4 atau pukul 3 seperti tadi pagi, maka saya akan segera menanak nasi. Pagi tadi sebenarnya saya sudah bangun pada pukul untuk membuatkan anak saya susu, tapi saya tidak menanak nasi karena saya berfikir saya pasti bisa bangun jam 5 untuk melakukannya, ternyata itu adalah keputusan yang kurang tepat.
Jadi kesalahan hari ini yang dapat diperbaiki besok adalah dengan memastikan pagi hari saya bangun pada pukul 5 untuk menanak nasi. Hal kedua adalah hindari pilihan untuk membeli paket breakfast di dunkin donut, karena masih banyak opsi lain yang lebih murah dan menguntungkan. Ketiga, usahakan jangan terpengaruh saran orang lain untuk melakukan sesuatu yang benar benar kita ketahui cara melakukannnya, karena sering kali apa yang disampaikan orang lain adalah belum tentu hal yang terbaik bagi mereka
Ngomong ngomong hari ini adalah hari pendidikan nasional sehingga kantor saya mengadakan acara Inovation Day, dimana setiap pegawai agar berpartisipasi dengan mengenakan baju yang mirip pakaian anak anak usia sekolah. Acaranya cukup meriah, banyak teman teman kantor terlihat sangat berbeda dengan mengenakan pakaian anak usia sekolah misalnya pakaian SMA, pakaian pramuka, bahkan pakaian SD.
Selain itu hari ini adalah tanggal 22 Mei dimana para pendukung Oposisi melakukan unjuk rasa di depan Komisi Pemilihan Umum. Saya agak terkejut karena sepertinya para demonstran dari oposisi agak berhasil menimbulkan keonaran di kota jakarta dengan adanya beberapa korban dari pihak mereka. Saya berharap semoga kerusuhan ini hanya terjadi hari ini dan tidak berbuntut panjang.
Terimakasih banyak infonya,..
ReplyDeletehttp://bit.ly/2WTffwW
http://bit.ly/2HvCBDq
http://bit.ly/2EkLCx9
http://bit.ly/2VWXroc