Rencana Belanja Rp.0 Rupiah Gagal akibat Vocer Gratis Go-food
Hari ini sebenarnya saya sudah bertekad untuk tidak membelanjakan uang sepeserpun karena saya sudah membawa makana dari rumah. Namun , siang hari saya tergoda untuk membuka aplikasi go food yang ternyata menawarkan berbagai promo. Pertama saya menggunakan promo go food untuk membeli soto bogoryang harganya Rp 17000, namun karena berbagai macam promo saya hanya perlu membayar sebesar Rp 3000. Kemudian karena saya kaget dengan diskon yang saya dapatkan, saya kemudian memesan makana lain yaitu es krim kopi dan martabak dengan biaya cuma cuma (karena saya menggunakan vocer promo lagi. Saking senangnya akhirnya saya tergoda lagi untuk membeli kopi starbuck yang walaupun telah dikurangi promo harganya tetap Rp 13.ooo. Empat transaksi ini akhirnya membuat saya melakukan pengeluaran sebesar Rp 16.000. Saldo gopay saya yang kemarin Rp 25.000 kini tinggal Rp 9.000.
Sebenarnya saya dari awal sudah heran mengapa gojek dengan sukarela memberikan banyak diskon, yang kemudian dengan segera saya sadari itu adalah agar menimbulkan kebiasaan pada diri kita menggunakan go-food. Contohnya saya mendapat 10 buah kupon Rp 10.ooo, maka kemungkinan besar setiap hari akan saya gunakan kupon tersebut. Jika saya secara berturut turut menggunakan kupon tersebut kemungkinan besar saat kupon nya telah habis pun saya tetap akan menggunakan kupon itu, karena itu saya tidak ingin terjebak dan lebih baik menggunakannya secara serentak untuk menghindari saya terjebak pada pola yang telah dirancang oleh gojek.
Baiklah, besok saya harus lebih siap untuk melakukan Gerakan Berbelanja Rp 0. Ini berarti saya harus membawa bekal nasi dari rumah dengan lauk untuk dua kali makan bila memungkinkan , serta membawa kopi bubuk dari rumah. Untuk oleh oleh ke rumah saya berencana membeli 2 makanan gratis dari gojek.
Sebenarnya saya dari awal sudah heran mengapa gojek dengan sukarela memberikan banyak diskon, yang kemudian dengan segera saya sadari itu adalah agar menimbulkan kebiasaan pada diri kita menggunakan go-food. Contohnya saya mendapat 10 buah kupon Rp 10.ooo, maka kemungkinan besar setiap hari akan saya gunakan kupon tersebut. Jika saya secara berturut turut menggunakan kupon tersebut kemungkinan besar saat kupon nya telah habis pun saya tetap akan menggunakan kupon itu, karena itu saya tidak ingin terjebak dan lebih baik menggunakannya secara serentak untuk menghindari saya terjebak pada pola yang telah dirancang oleh gojek.
Baiklah, besok saya harus lebih siap untuk melakukan Gerakan Berbelanja Rp 0. Ini berarti saya harus membawa bekal nasi dari rumah dengan lauk untuk dua kali makan bila memungkinkan , serta membawa kopi bubuk dari rumah. Untuk oleh oleh ke rumah saya berencana membeli 2 makanan gratis dari gojek.
Comments
Post a Comment