Hari ke-2 perjalanan mencapai Pola Hidup Sederhana
Hari ini dapat di bilang hari yang tidak terlalu baik untuk pelaksanaan pola hidup sederhana. Dimulai dengan di pagi hari saya lupa untuk bangun pada pukul 5 yang menyebabkan saya tidak dapat menanak nasi dan kemudian hari ini saya tidak dapat membawa bekal nasi ke kantor. Sebenarnya saya berusaha untuk mencegah melakukan pengeluaran berlebih dengan membungkus kopi bubuk untuk dua cangkir, namun begitu sampai di kantor entah mengapa saya tergoda untuk pergi ke dunkin donat untuk membeli paket breakfast. Seperti biasa paket breakfast dengan sandwich yang sangat tidak bermutu ditambah dengan segelas besar kopi hitam harus saya tebus dengan Rp 27.000, sungguh kurang menguntungkan secara nilai uang karena dengan harga yang sama seharusnya saya dapat membeli dua buah burger di burger king. Tidak berhenti disana, karena setelah merasa kurang kenyang dengan sandwich dunkin saya kembali memesan burger king melalui Grab-food yang ditawarkan teman saya Dina, keputusan ini ternyata adalah keputus...